Pameran Artefak

Rasulullah SAW dan Para Sahabat RA

Museum di Banten Gelar Pameran Artefak Rasulullah

REPUBLIKA.CO.ID, SERANG — Wakil Presiden Ma’ruf Amin membuka acara jelajah nusantara pameran artefak Rasulullah SAW dan para sahabat RA di Museum Situs Kepurbakalaan Banten Lama, Serang, Banten, Ahad (16/2). Dalam sambutannya, Wapres mengapresiasi penyelenggaran pameran artefak Rasulullah SAW dan berharap dapat diselenggarakan di beberapa tempat di Indonesia.
Menurut Wapres, pameran seperti ini sangat bermanfaat bagi umat Islam untuk mengenal lebih jauh Nabiyullah Muhammad SAW dan para sahabat nabi. Dengan demikian, umat Islam menjadikan Rasulullah sebagai role model, uswah hasanah, dan suri tauladan dalam kehidupan keseharian.
“Semoga pameran ini dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk dapat lebih meneladani sifat-sifat Rasulullah SAW dan para Sahabat R.A. dan mempraktekkannya di kehidupan sehari-hari,” ujar Ma’ruf di Serang, Ahad (16/2).
Ma’ruf juga menginginkan pameran artefak Rasulullah itu dapat menarik perhatian banyak masyarakat, khususnya generasi muda untuk mendorong mereka untuk mempelajari sejarah Islam dan kisah hidup Rasulullah SAW.
Sebab, Ma’ruf mengungkap pameran artefak Rasulullah SAW dan para Sahabat R.A ini merupakan bukti otentik dan telah terbukti kebenarannya karena telah bersertifikasi Saudi Commision for Tourism dan National Heritage.
Artefak Rasulullah SAW, lanjut Ma’ruf, juga mempunyai kedudukan penting bagi umat Islam, yakni agar umat Islam yang lahir jauh setelah Rasulullah SAW wafat, dapat mengenalnya lebih nyata.
Selain itu, dengan adanya artefak ini, umat Islam dapat mengharap keberkahan. Ini sebagaimana dilakukan oleh para sahabat, generasi setelah sahabat, dan para salafus shalih Radhiyallahu ‘anhum ajma’in.
Karena itu, Ma’ruf tidak sependapat dengan anggapan bahwa mengharap keberkahan adalah bentuk dari kemusrikan. Apalagi terdapat banyak hadis yang menceritakan bahwa Rasulullah SAW mengizinkan para sahabat berebut mengharap keberkahan dari segala sesuatu yang berasal dari Rasulillah SAW, misalnya rambut dan pakaian beliau.
Ma’ruf mengungkap, hadis itu adalah bukti bahwa para sahabat telah biasa berhadap berkah dari apa-apa yang berasal dari rasulullah SAW. “Kita saat ini sedang menyaksikan artefak Rasulullah SAW. Semoga dengan pameran ini, dan pameran serupa di beberapa tempat di Indonesia, dapat membawa keberkahan kepada kita bangsa Indonesia,” kata Ma’ruf.
Secara khusus, Wapres juga menyampaikan terimakasih kepada pendiri galeri warisan museum artefak Rasulullah Prof Abdul Manan Gembong yang telah bersedia untuk memamerkan koleksinya. ia berharap melalui kegiatan ini dapat menjadi ajang silaturahim para tokoh agama, ormas-ormas daerah dan pusat, dan pimpinan daerah dalam merekatkan Ukhuwah Islamiah di Banten.
Ketua Panitia Jelajah Nusantara Pameran Artefak Rasulullah SAW Arif Rahmansyah Marbun mengungkap, setelah dibuka oleh Wapres di Banten, akan digelar di kota-kota lainnya. Nantinya, akan ada 18 kota di Indonesia yang disinggahi untuk memamerkan artefak Rasulullah SAW tersebut.
“Kegiatan insyaallah dilaksanakan di 18 kota, yang dimana insyaallah akan dibuka oleh bapak wapres hari ini,” ujar Arif Rahmansyah.
Acara tersebut juga dihadiri Gubernur Banten Wahidin Halim, Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid, Pendiri Galeri Warisan Museum Artefak Rasulullah, Tokoh Ulama, Tokoh Kesultanan Banten.